Minggu, 04 Maret 2012

PENGALAMAN MENGURUS USA VISA

Ini nih satu lagi pengalaman yang gak bakalan bisa saya lupakan , mendapatkan visa USA. Tepat pagi-pagi sekali di hari ke 2 bulan Februari ini saya dan 6 rekan saya lainnya memberanikan diri untuk mengapplai visa USA, meski sebenarnya kami tidak yakin pasti berangkat atau tidak. Boro-boro mau berangkat buat lulus interview visa saja saya tidak yakin. Apalagi dengan banyaknya tulisan-tulisan maupun cerita-cerita langsung dari orang yang pernah mengurus visa USA. Mulai dari masalah nama yang Islami, wajah timur tengah, penampilan yang religi, alasan keberangkatan,dll.

Sebenarnya dari awal tepatnya semenjak saya mendapatkan undangan dari USA untuk mengikuti event tersebut Juni tahun lalu, saya juga sudah mencari-cari informasi sana-sini bagaimana cara dan persyaratan untuk mendapatkan visa USA, termasuk ke beberapa senior dan juga dosen yang sudah pernah mengurus serta travling ke luar negeri.

Pagi tersebut kami dari Rawamangun langsung berangkat menuju ke kedutaan besar Amerika Serikat yang terletak di Kuningan tepatnya di Jl. Medan Merdeka Selatan, No. 3 - 5, Jakarta. Tepat pukul 06.35 kami sudah berada di depan bangunan berpagarkan besi runcing tinggi kira-kia 2,5-3 meter yang seandainya saja ada orang nekat memanjat pagar tersebut pasti bakalan langsung mengoyak perut mereka dan di atasnya juga dihiasi dengan kawat duri yang disusun melingkar seperti spiral, jadi saya pastikan pencuripun atau bahkan pendemopun akan sangat susah melewatinya.
Ternyata benar, pagi-pagi saja disaat semua petugas embassy belum berdatangan para pengantri calon interviewer sudah mengantri panjang di depan kedutaan besar tersebut. Ada yang sudah siap dengan penampilan konglomerat, ada juga yang berlagak ala karyawan kantoran sangat necis sekali serta membawa tas dan map besar yang didalamnya berisikan segala surat-menyurat dan dokumen-dokumen, mulai dari sertifikat pribadi,:akte kelahiran, kartu keluarga, kartu pengenal, sertifikat tanah, mobil, rekening pajak, dll. Hmm... Sedangkan kami bertujuh orang dengan pakaian ala mahasiswa dan dokumen-dokumen seadanya yang wajib ada saja mencoba ikut berbaris rapi di antrean yang sudah panjang tsb.

Para petugas keamanan dan pemeriksa dokumen dengan khidmatnya satu persatu mulai menngecek kelengkapan dokumen kami. Saat itu kita mulai antrean di bagian samping kedutaan, tepatnya di antrean yang berada di bawah jalan tol didekat pos satpam atau polisi gitu, kemudian baru disuruh jalan kebagian pemeriksaan dokumen . pada bagian pemeriksaan kali ini para calon interviewer memperlihatkan visa appointmentnya terlebih dahulu untuk di cocokkan dengan daftar yang dimiliki oleh pihak USA embassy apakah namanya bener-bener tertera atau tidak sebagai interviewer pada hari itu. Setelah pemeriksaan ini, berikutnya petugas keamanan akan memeriksa dan mengamankan segala bentuk barang-barang elektronik termasuk kabel USB, headset, flash disk, modem, charger, dll yang berhubungan dengan IT. So, udah dipastiin anda tidak akan bisa mengabadikan momen-moment anda ketika mengurus visa dan berada di kedutaan besar USA. Kebetulan karena kita satu rombongan jadi semua laptop, iPod, handphone, flashdisc, modem, charger, headset kita gabungin semua kedalam satu tas salah seorang rekan kita termasuk juga dengan liquid, mau itu air minum mineral, atau bahkan parfume dalam botol kecil, dan juga benda-benda runcing dan juga tajam seperti jepit kuku juga harus diamankan.

Setelah melewati ruangan pengamanan tersebut kami menunggu giliran untuk masuk ke halaman depan tempat pemeriksaan kesahan dokumen tepatnya menuju loket-loket yang sudah tersedia. Semuanya terstruktur dengan baik, kita dipersilahkan maju sekitar tujuh tujuh orang terus ikut antrean lagi setelah itu baru maju ke bagian loketnya.

Nah, di bagian loketnya ini nech yang bikin saya mulai deg-degan. Segala data yang tertera pada formulir di cocokkan dengan data yang masuk ke portalnya dan kalau seandainya ada yang ketinggalan ngisi atau kurang hati-hati maka akan disuruh untuk memperbaiki lagi. Terus masalah foto juga berpengaruh besar. Biasanya anda –anda yang sudah pernah mengurus visa ke negeri paman sam ini pasti sudah pada tau neech betapa susahnya untuk memenuhi criteria foto dan juga memasukkannya ke dalam portal, ada yang kapasitasnya terlalu besarlah, terlalu teranglah, posisi kepalanya salah lah, atau bagi anda wanita yang menggunakan jilbab juga ada ukuran atau ketentuan tersendirinya.


Okey, ada yang sering bertanya-tanya boleh gak yamemakai jilbab di dalam foto visa? dengan tegas saya menjawab boleh. Hal ini saya rasa sangat perlu saya share di sini sebagai referensi juga bagi para muslimah yang akan mengurus visa USA. Kita boleh menggunakan jilbab asalkan seluruh wajah kita kelihatan hinnga ke batas rambut, dan tidak perlu menampakkan telinga. Akan tetapi ada juga sebagian yang menampakkan telinganya karena was-was tidak diizinkan kalau memakai jilbab. Ketentuan penggunaan jilbab ini resmi kok dari US embassynya Cuma ada juga di beberapa loket yang mengharuskan tampak kuping.

Alhamdulillah, akhirnya masa-masa itu terlewati dari 8 orang rombongan kami saya dan 4 orang teman saya lainnya lolos dan memenuhi persyaratan dan segera menuju antrean untuk interview. Sementara 3 orang teman saya lainnya harus keluar dari kedutaan besar USA, 2 orang untuk melengkapi data mereka yang belum lengkap di portal dan 1 lagi harus memperbaiki fotonya karena menggunakan jilbab tetapi belum sesuai dengan ukuran yang diharapkan. Tempat memperbaiki berkas tersebut tidak terlalu jauh dari USA embassy yaitu dijalan sabang dibagian depan USA embassy. Di sana banyak sekali tempat foto maupun warnet yang khusus melayani untuk persiapan visa.
Kira-kira dua puluh menit saya menunggu diruang antrean akhirnya saya beserta 4 teman lainnya bersegera menuju loket 8 untuk diwawancara. Tiga orang teman saya yang pertama menerima kertas putih dengan sangat mudah dan interview yang berlangsung dengan singkat ini berarti mereka lolos dan menunggu tiga hari lagi untuk visa mereka yang akan keluar. Sementara saya adalah yang terakhir kalinya diwawancara, Alhamdulillah semua pertanyaan bisa saya jawab dengan penuh semangat dan menurut saya sangat meyakinkan si bule yang menginterview. Semua pertanyaan dilontarkan in English dan begitu juga dengan jawaban yang saya berikan. Tetapi jangan khawatir para petugas kedutaan besar Amerika ini juga sudah terlatih kok dengan bahasa Indonesia, jadi kalau Bapak/Ibu/teman-teman yang gak PD atau tidak bisa sama sekali menggunakan bahasa Inggris mereka akan mewawancarai anda menggunakan bahasa Indonesia.

Meskipun saya menjawab begitu lancar tetapi interview saya berlangsung sangat lama jika dibandingkan dengan teman-teman yang lain. Petugasnya sampai menanyakan ID card saya, akte kelahiran, kartu keluarga, dan pekerjaan ayah. Sementara temen-temen saya yang lainnya tidak ada yang ditanya. Kemudian foto saya yang ada di paspor, berkali-kali dicocokan dengan foto yang ada di formulir visa dan juga wajah asli saya. Sempat saya berfikiran negative, apakah ini pertanda buruk bahwa saya tidak akan diloloskan. Sejenak saya kembali berfikir apakah karena nama saya yang Islami, atau penampilan saya yang menggunakan jilbab yang lumayan lebar, atau karena wajah saya yang kata orang keturunan timur tengah. Oh GOD… kalau memang ini takdirku (tidak lolos) mungkin itulah yang terbaik. saya berusaha meyakinkan si petugas dengan bersikap setenang mungkin, dan sekarang saya tau mungkin wajah saya agak terlihat beda dengan kacamata yang aku pakai, karena 3 fotoku yang berbeda tersebut masing-masingnya tanpa menggunakan kacamata. Lalu saya putuskan untuk membuka kacamata minus saya dan benar, dengan spontan si petugas bule tersebut langsung berkata “nice…” okay..dan dia pun langsung memberikan saya sebuah kertas putih yang berarti saya lolos dan akan mendapatkan visa USA segera dalam 3 hari kedepan.
Thanks GOD , Alhamdulillah…akhirnya kita semua lulus interview dan akan mendapatkan visa USA kami segera 3 hari lagi, tetapi meskipun begitu salah seorang dari teman dosen kami yang juga akan berencana bareng dengan kami ke USA dalam rangka holiday terpaksa harus menerima kartu merah yang berarti permohonannya di tolak. Alasan yang saya dengar dari yang bersangkutan adalah karena tujuan/alasan beliau ke sana kurang tepat dan bukti penujnag seperti alamat di sana dan tiket keberangkatan tidak ada. Sementara kami lolos hanya dengan membawa dokumen-dokumen yang diperlukan saja, seperti paspor,KTP,kartu keluarga,akte kelahiran, dan tentunya membawa formulir permohonan visa kami yang sudah dilengkapi foto ukuran 5x5 cm,80% ,berlatar putih.
Menjelang tiga hari kedepan kami menunggu email dari usa embassy yang menyatakan kalau visa kami sudah bisa di ambil, dan waktu itu saya beserta teman memilih tempat pengambilan di kantor FedEx di jalan Gatot Subroto, Casablanca, Jakarta. Untuk pengiriman visa ini bisa diantarkan ke alamat kantor anda atau juga bisa ke beberapa alamat pengambilan yang sudah disediakan di sana. Atau bagi anda yang tidak bisa mengambil sendiri maka juga bisa diwakilkan dengan menuliskan surat kuasa yang di bubuhi materai Rp. 6.000 yang diberikan kepada perwakilan atau orang yang anda percayakan.

Setelah amplop coklat muda itu berada ditangan saya, tidak sabar lagi langsung saya buka dan Alhamdulillah paspor hijauku sudah dibubuhi dengan visa USA yang berlaku selama 3 bulan hingga 1 April 2012.
Sekarang tinggal tugas saya untuk memastikan semuanya apakah akan tetap bisa berangkat ke USA atau tidak, atau di undur tahun depan atau lain kesempatan. Pray for the best result…

Selasa, 17 Januari 2012

Oleh-oleh dari World University Debating Championship (WUDC) ke 32, Manila, Philippine

Assalamualaikum wr wb

Kali ini saya dan EDEC (tim debate universitas) hadir lagi dengan membawa sedikit oleh-oleh dari negeri yang sangat kaya dan terkenal sekali dengan “pearl” atau mutiara nya yaitu Manila, Philippine. Pada tanggal 26 Desember 2011- 4 Januari 2012 kemaren tiga orang tim debate EDEC sebut saja Nurul Huda (Pendidikan Bahasa Inggris 2009/ debater), Ronni Nanda Putra ( Pendidikan Biologi 2008/debater), dan Wilda Hidayati (Pendidikan Bahasa Inggris 2008/adjudicator/judge)mewakili UNP dalam ajang lomba debate tingkat dunia di Manila, Philippine. Kegiatan tahunan ini selalu mendapatkan antusias tersendiri dari seluruh debater, adjudicator dan juga penikmat debate dari seluruh dunia, terbukti dengan dihadirinya oleh lebih dari 50 negara di dunia dengan jumlah partisipan mencapaii ribuan.

Bagi UNP sendiri ini adalah pertama kalinya mengikuti WUDC. Banyak cerita haru dan mengesankan mulai dari keberangkatan hingga kembali ke tanah air. Mulai dari menjadi penumpang yang check-in terakhir kali di Bandara International Minangkabau yang otomatis juga menjadi 3 penumpang terakhir yang ditunggu-tunggu oleh pesaawat tujuan KL, karena kita kurang teliti memperhitungkan waktu menuju BIM dan juga proses imigrasi yang harus dilalui, sehingga membuat petugas check-in sedikit kesal karena kita juga harus bongkar bagasi masing-masing karena kelebihan berat dan menenteng beberapa benda tersebut hingga sampai di Manila.

Kami menghabiskan waktu lebih kurang 15 jam di bandara KLIA, Malaysia terlebih dahulu sebelum bertolak besok paginya ke Manila. Bermalam di bandara International ternyata memberikan pengalaman tersendiri, tidak saja bisa melihat dan bertemu ribuan orang-orang dari berbagai suku bangsa yang mondar mandir setiap detiknya, bertemu kembali dengan debater Malaysia yang juga akan bertolak ke Manila, hingga sempat menjadi tour guide bandara beberapa pelancong asal Indonesia seolah kita adalah orang sana sementara kita sebenarnya juga pelancong.

Tepat pukul 3 subuh check-in penerbangan ke Manila di buka, ternyata untuk kedua kalinya kami harus bongkar bagasi lagi karena kelebihan berat dan ternyata cuma dua orang diantara kita yang mempunyai bagasi sebanyak 45kg sehingga travel bag super besar salah satu diantara kita harus ditinggalkan di KLIA meski semua barangnya sudah dipindahkan kedalam tiga kantong plastic dan kedalam dua travel bag lainnya. Ini adalah langkah terbaik daripada kita harus kena denda Rp. 900.000 karena tidak bisa dibawa sebagai handcarry maupun untuk beli tambahan bagasi lagi. Perjalanan selama 3 jam 45 menit tersebut tidak begitu kami nikmati karena sudah cukup shock dengan kejadian sebelumnya. Dan sesampai di Manila pun lagi kami dihadapkan dengan ongkos taxi bandara yang membawa kami ke hotel tempat kami menginap di Manila seharaga 4300 peso atau sebanding dengan 1 juta rupiah dengan jarak tempuh 2 jam perjalanan atau kira-kira 80km, dan begitu juga sewaktu kepulangan kami. Sewaktu berada di manilapun kami juga harus membayar taxi dengan harga 600 peso atau kira-kira Rp.170.000 untuk 5 menit perjalanan yang harga aslinya hanya 80 peso.

Tapi semuanya itu terbayarkan sudah sewaktu menginjakkan kaki pertama kali dan disambut oleh para panitia WUDC ke-32 yang sangat ramah di Sofitel Luxury Hotel Manila, hotel bintang 5 dan paling mewah di Manila. Hotel bintang 5 dengan fasilitas super lengkap ditambah view laut dan dermaga yang subhanallah indahnya. Hari-hari selama berada di sana di lalui dengan kegitan yang lumayan padat dan sudah terskedul dengan sangat apik oleh panitia mulai dari jam 8 pagi hingga jam 7 malam selama 9 hari kedepan. Setiap harinya ada 3 round perlombaan debate yang harus dilalui. Tidak tanggung-tanggung bagi saya pribadi ini adalah kesempatan luar biasa bisa bertemu dan mengeju atau menjadi judge bersama world best speaker seperti Sam Block and Art Wart (Cambridge University), Victor Vinkle (Monash ), Ann (belanda), Neil (German) dan juga adju lainnya dari asia seperti Mashahiro (Jepang), Pam Chan (Philippine), Khattib El Islam (Iran), dan masih banyak lagi lainnya. Tim yang di adjupun bermacam ragam mulai dari tim oxford, Sydney,hingga tim Asia, Afrika, hingga latin seperti Afrika Selatan, Bangladesh, Jepang, India, Tel Aviv, Korea, Mexico, Kolombia, dll. Pengalaman luar biasa ini tentu tidak kalah menriknya juga dengan yang dialami oleh dua rekan saya Nurul dan Roni, hanya saja kita berada di ruangan yang berbeda selama kompetisi berlangsung di De La Salle University (universitas katolik tertua dan terbesar di Manila) tersebut. Rasa persaudaraan yang begitu erat sangat terasa ketika berkumpul dengan 63 debater Indonesia lainnya disana dan ditambah lagi dengan kehadiran Pak dubes RI dan beberapa staff nya yang hampir setiap hari memberikan kita semangat dengan berkunjung ke De La Salle tempat acara berlangsung.

berfoto bersama dengan bapak dubes Indonesia untuk Philippine dan debater indonesia

Sebagai seorang muslim disana tentu saja kami mengalami beberapa kesulitan serta banyak sekali menemukan hal-hal yang jarang bahkan hampir tidak kami temui di tanah air. Mulai dari sulitnya menemukan tempat sholat dan arah kiblat yang benar, sehingga kami para peserta diberikan satu ruangan untuk tempat sholat dikampus tersebut tapi didalamnya terpajang salib besar, mencari makanan yang halal di luar acara(Alhamdulillah selama acara kami disediakam menu halal), serta hampir setiap malamnya ada party mulai dari cocktail party hingga new year party dan woman forum yang semuanya tidak terlepas dari dancing, dan juga minuman. Tapi Alhamdulillah ini hanya optional jadi kami memiliki hak untuk tidak ikut disana.

Meskipun Philippine dihuni oleh mayoritas penduduk beragama katolik, tetapi kami juga menemukan komunitas muslim disana meski jumlah mereka sangat sedikit dan bahkan kami juga menemukan wanita Filipino yang dengan bangganya berjalan dengan burdah mereka di pusat perbelanjaan besar berkelas “Mall of Asia”.

Terlepas dari hal-hal baru tersebut WUDC ke 32 tahun ini sangat memberikan pelajaran yang berarti bagi kami dan sudah tidak sabar lagi rasanya ingin berbagi cerita, pengalaman serta ilmu yang didapat disana dengan teman-teman semua terutama teman-teman EDEC. Keramah tamahan dan rasa persaudaran yang terjalin selama berada disana dengan para partisipan lainnya sangat indah dan tidak bisa dilupakan, saling berbagi pengetahuan dan informasi, berpacu dengan waktu dan juga keyakinan, serta bekorban benda-benda berharga.

Sebagai kisah penutup, kami suguhkan sedikit cerita yang tidak kalah menariknya sewaktu kepulangan ke tanah air, mulai dari harus bongkar pasang bagasi lagi di bandara Clark Field Manila karena kelebihan bagasi, berurusan dengan pihak bandara dan imigrasi dan harus meninggalkan beberapa benda lainnya seperti payung dan sajadah hingga bertahan hidup selama tiga hari di Kuala Lumpur, Malaysia dengan uang Rp.300.000 ditangan untuk biaya penginapan, makan, dan transportasi disana.
Meski begitu banyak hal-hal yang diluar dugaan kami lalui, namun semua pasti ada hikmahnya dan memang janji Allah itu benar dengan indahnya bersilaturrahiim, tidak disangka-sangka Allah memberikan kami reski dari arah yang tidak diduga-duga dengan uang 120 ringgit atau setara Rp.360.000 yang diberikan oleh salah seorang sanak family dari salah seorang di antara kami yang sudah lama sekali tidak bertemu.

Dengan uang tersebut kami bisa membeli tambahan bagasi 20kg lagi dan tidak harus bongkar bagasi lagi sebelum kepulangan kami ketanah air pada tanggal 7 januari dan Alhamdulillah bisa pulang ke tanah air dengan selamat. Terima kasih ya Allah atas segala nikmat dan kesempatan yang berharga ini. Laa yukallifullahu nafsaan illa wusa’ha. ^_^

Afwan jika terlalu panjang dan terkesan mengeksploitasi pengalaman pribadi, tetapi sungguh tidak ada maksud lain. Ada banyak hikmah dan pelajaran yang bisa kita ambil dari cerita tersebut. Ambil sisi positifnya dan mudah-mudahan teman-teman bisa mendapatkan kesempatan yang luar biasa lainnya dan juga berbagi pengalamannya. Dan congratulation kepada tim debate dari Monash University yang menjadi pemenang pada WUDC tahun ini dan tim dari Indonesia (UI) harus puas hingga semifinal ESL. Ma’an najah untuk kita semua.

Rabu, 07 Desember 2011

HAPPY AND SORROW...BUT LOVE U SO MUCCHHH

Hi..bloggy....
dah lama gak ngeblog..rindu banget..^_^..
pengen banget rasanya untuk posting tiap hari, tapi gak pernah sempet-sempet, ceritanya jadi orang sok sibuk nech sekragng..maklum tahun empat banyak yang harus dikerjain dan dirampungin..hehe..

bloggy..pagi ini rasanya gak butuh sesuatu yang berat-berat amat..make it easy aja. ada beberapa hal yang mo di posting nech bloggy, tolong disimak dengan seksama yach..:

mulai dari kegiataku beberapa minggu kebelakang ini yang menjadikan gak pernah sempat buat nulis di wall ini barang sejenak aja. selama beberapa waktu kebelakang ini lalu kayaknya terlalu berat banget yang harus ditampung oleh intel berkekuatan super canggih dan super besar alami yang sudah diciptakan Tuhan ini. gak tau kenapa semua urusan dan masalah saling bergantian dan siap menunggu diantrian mereka untuk diselesaikan satu persatu. mulai dari persiapan untuk menuju WUDC (world debating championship) di Phillipine akhir tahun hingga awal tahun besok yang sebenernya tinggal ngitung hari ja lagi, unfortunatly, haven't been prepared yet..so silly ~_~..
kedua, tiga minggu kemaren lagi sibuk-sibuknya juga buat ngepply untuk IELSP semacam scholarship untuk belajar bahasa inggris selama 8 minggu di negara paman sam sana. waduuh kalau yang ini terasa banget capek ngurusnya, mulai dari nyari and nanya-nanya jadwal test TOEFL,bikin beberapa essay sampai minta letter of reference dari dosen alias profesor yang bikin gak sabaran banget. kita tuch bener-bener kayak ngejar- ngejar orang penting gimana githouh. dikasih minggu sekarang janjinya minggu besok mo dikembalikan sama dosen yang bersangkutan, setelah ditagih minggu besokya ,,eeeh malah minggu besoknya lagi, minggu besoknya lagi eeehh malah disuruh nunggu dua hari lagi.. waduuuuuh..but however i love that lecturer so mucccch..thank u mam untuk suratnya, tuch si ibuk baek banget padahal gak ad yang mo minta sama ibuk yang satu nech coz saking berwibawa dan tegasnya beliau, ironinya sewaktu diminta suratnya si ibuk malah ngajakin makan siang, out of expexctation. karena kedisplinan, credibilitas, wibawa,dll itu juga akhirnya beliau dua minggu kemudian dinyatakan resmi sebagai ketua jurusan.
perjuangan IELSP yang excited banget..

cerita berbeda datang dari temen-temenku yang juga ngurus IELSP, sebut saja kak Leil,kak Yana, Bimbi, Adhe, Iwan,Deddi,Iid, dll..semuanya pada uring-uringan ada yang selalu bawa map keliling kampus buat ngejar dosen untuk minta surat rekomendasi, ada juga yang sibuk nanya-nanya, ada juga yang tenang-tenang aja tapi sebenernya gelisah banget. sampai-sampai hampir setiap kita ketemu atau ol bareng pasti yang di tanyain gimana persiapannya , gimana dengan ini , gimana dengan itu, apa udah siap atau belum, dah berapa letter of referencenya..yeach,. somehow i really wonderful for being and surrounded by these ordinary people but have extraordinary aspirations and dreams..akhwat amanah manieez,EDEC famz, KP1 (temen-temen sekelas plus satu angkatan), temen-temen yang ikutan PPAN sekarang,temen-temen candidate IELSP, and others. love u so mucccchhh guys..

itu khabar gembiranya aja..ntar yach aku sambung lagi dengan khabar mengharukannya alias sedihnya..plus kelanjutan dari story ini.
tungguin ya bloggy..^_~

Minggu, 13 November 2011

SMART COLLECTIONS "JUST BEGIN AND ENJOY"

this is the first time i share my photos collections taken by my self thrgouh phone cell camera and cannon digital camera in poor pictures quality not as well as DSLR camera. standing applause to my uncle adyan anwar/mak iyan (mak means an address for uncle in minangkabau ethnic)and EDEC FAMZ (english debate community)who have already succeed making me jealous and plus motivated me in photograph. i and some of edec famz are keeping a dream for getting DSLR the super duper camera in excellent quality ever. not showing off u guys, but we really enjoy this hobby. begin by nesha who really interested in photograph and DSLR, salam and his DSLR shows us his pictures within in canada, then, ghea by her well public relation skill gives us a new sense of making friend with an expert photographer from germany, and next, my uncle mak iyan motivates me with his nice pictures which seem usual but full of meaning and deep soul. he asked me to upload my collections and share them for you guys..!
whatever they are and here they are..:)titled one day in my life (didibuang sayang).
the followings are some pictures were captured within in kuala lumpur, malaysia april 2011.
however, they are in poor quality, but it is okay for beginner like me..hohoho :)

captured after ashar in pasar seni, KL. firstly, i just wanna see hundred of swallow at that time.

water-pool near by KLCC.

building near by pasar seni in classic effect.

out of KLCC just before water-fall (without sharpen).

out of KLCC just before water-fall (sharpen).


just waiting for the others photos and collections..:)

see you.

Kamis, 10 November 2011

GATHER FOR FIGHTING..HATE IT MUCH

i haaaaaattttteeeeeeee for being like this...

tonight we gather here together for celebrating birthday party of our sister..
oh common..if it is yes, i am going to change my personality too, what do u think..
think it over,...never being childish anymore...u are mature enough..u are adult in the 4th grade ..
ooorrrr...
am i look different..or we seem different for u ?? not as usual..????

hate it..really...
u always says..i m well..ok..allright..and soon..
and then, the others always involve "them"/him" during chatting..and allow him to enter our palace..
oh common..our palace/jannah is not for them(adam)..this is my stuck, climax..after long..long..time ago..
please ..to whom may concern about...do not involve them/adam anymore to our house,,.,
i ll be more angry...and never saying something when u neve do it

sorry a thousand..
this is because i love u coz Allah..
guys, think it over..be mature..yes u can

Rabu, 02 November 2011

SUSI..???? (STUDY OF THE U.S. INSTITUTE) FOR STUDENT LEADERS ON NEW MEDIA IN JOURNALISM OR GLOBAL ENVIRONMENTAL ISSUES SUMMER PROGRAM





Study of the U.S. Institutes (SUSI) for Student Leaders are intensive academic programs whose purpose is to
provide groups of undergraduate student leaders with a deeper understanding of the United States, while
simultaneously enhancing their leadership skills. The Study of the U.S. Institute on New Media in Journalism
will train participants on how to gather and disseminate news and information across multiple platforms with
an emphasis on interactive delivery systems. Participants will study freedom of the press and freedom of
speech as defined by the First Amendment to the U.S. Constitution, media law and ethics, and the role of
journalism in a democratic society. Participants will develop their leadership skills, learn to think analytically as
journalists and embrace continuous learning in a diverse and fast-changing society. The Institute is tentatively
scheduled from June 24 – July 29, 2012.


For information regarding on last year’s program, please visit:

http://summerpgm.wordpress.com/



Specific Required Qualifications

The participants are expected to be highly motivated and exemplary undergraduate students from colleges,
universities, and other institutions of higher education. While all candidates will have a strong interest in new
media, their fields of study might vary, and can include disciplines such as Graphic Design, Information
Technology or Computer Science, International Affairs, Journalism, Literature, Media, Photography, and Public
Relations

Other Required Qualifications:
- have a strong interest in new media (for NEW MEDIA program) or the environment (for the ENVIRONMENT PROGRAM)
- be between 18 and 25 years of age;
- have strong English language skills;
- have completed at least one semester of university and have at least one semester remaining when they
return from the program midyear in 2012;
- be committed to returning to their home universities following completion of their Institute program;
- demonstrate strong leadership qualities and potential in their university and community activities;
- indicate a serious interest in learning about the United States;
- have a sustained high level of academic achievement, as indicated by grades, awards, and teacher
recommendations;
- have demonstrated commitment to community and extracurricular university activities;
- have had little or no prior study or travel experience in the United States or elsewhere outside of their home
country;
- be mature, responsible, independent, confident, open-minded, tolerant, thoughtful and inquisitive;
- be willing and able to fully participate in an intensive academic program, community service, and educational
travel program; and,
- be comfortable with campus life, prepared to share living accommodations, and able to make adjustments to
cultural and social practices different from those of their home country.

Nominations Due: Monday, November 28, 2011
Questions? E-mail: passurabaya@state.gov

STUDY OF THE U.S. INSTITUTE (SUSI)
FOR STUDENT LEADERS ON NEW MEDIA IN JOURNALISM OR GLOBAL ENVIRONMENTAL ISSUES
SUMMER PROGRAM

All candidates must submit a complete nomination sheet according to the attached format.

Sending a CV alone is not adequate. Please do not attach any certificates.

Your application package file MUST NOT exceed 1 Megabytes (MB) and should be saved as a PDF,
Microsoft Word, or Zip file.

Please return completed nomination sheet and recommendation letters electronically to
passurabaya@state.gov by MONDAY, NOVEMBER 28, 2011.

Title email : SUSI Students (program) – (name of applicant)
Example: SUSI Students New Media – John Doe

Should you have any questions concerning the program, please email passurabaya@state.gov

atau untuk informasi lebih lanjut silahkan diakses di :

http://haerilhalim.wordpress.com/2011/10/31/study-of-the-u-s-institute-susi-for-student-leaders-on-new-media-in-journalism-or-global-environmental-issues-summer-program/

STUDY OF THE U.S. INSTITUTE (SUSI) FOR STUDENT LEADERS ON NEW MEDIA IN JOURNALISM OR GLOBAL ENVIRONMENTAL ISSUES SUMMER PROGRAM

Selasa, 01 November 2011

THEY WERE TALKING ABOUT ARMAGEDDON, OH COMMON...!!!

hai...ketemu lagi dihari pertama pada bulan november ini...alhamdulillah masih diberi kesempatan oleh Allah untuk merasakan segarnya udara pagi bulan kesebelas ini. hhhmmm tidak terasa habis bulan ini sudah bulan yang terakhir saja yang akan kita lalui, setelah itu kita beranjak ke tahun baru tahun 2012.

eeiits ..ngomong-ngomong tahun 2012, jadi teringat sebuah postingan dari salah seorang rekan satu civitas yang memposting tulisan ini disalah satu group. ceritanya temen aku ini juga dapat referensi dari temennya yang kuliah di UIN Syarif hidayatullah, ciputat, Jakarta. kira-kira begini postingannya, selamat menikmati




" Bukanya saya mencoba meramal ...
Di Pembahasan Tafsir Hadis tadi di Kampus(UIN) membahas tentang "Misteri 2012"
Tahukah Sahabat ???
Coba lihat kalendar untuk tahun 2012...
01 Ramadhan pada tahun 2012 jatuh pada 20 Juli yaitu hari Jum'at, Jadi tanggal 03 Agutus 2012 bersamaan dengan 15 Ramadan, juga tepat pada hari Jum'at.

Hal ini, sangat terkait dengan salah satu hadist Nabi SAW tentang adanya suara dahsyat yang akan terjadi pada tengah malam pertengahan Ramadhan, yaitu hari Jum'a...t 15 Romadhan di bumi ini. Suara dahsyat dari langit yang akan mengejutkan semua orang yang sedang tidur...

Hadits ini diterima dari Ibnu Mas'ud, Rasulullah SAw bersabda "Apabila ada suara dahsyat tepat di bulan Ramadhan,maka itu akan terjadi beruntun di bulan Syawal-nya, banyak diantara golongan manusia lebih memisahkan diri di bulan dzulhijjahnya, pertumpahan darah banyak terjadi di bulan dzulhijjah tersebut, ketika masuk bulan muharram, mereka bertanya sampai tiga kali, apa yang harus kami lakukan di bulan muharram? sayang sayang mereka tidak mengetahui dan apa yang yang harus dilakukan di muharram, antara manusia saat itu banyak saling membunuh"

Apa suara dahsyat itu Ya Rasululkah? Sahabat bertanya kepada Rasulullah SAW. "Suara keras itu adalah mulai terjadi di pertengahan bulan Ramadhan, yang bertepatan di malam jum'at, suara dahsyat itu mengagetkan orang-orang yang sedang tidur, menjatuhkan orang yang sedang berdiri, mengempaskan segala benda jauh keluar dari kamar-kamarnya, malam jum'at pertengahan Ramdhan itu terjadi goncangan dahsyat dan cuaca sangat dingin.. Apabila bulan Ramadhan itu tepat di tahun itu (Jika terjadi tahun 2012 ini) Apabila kalian sedang melaksanakan shalat subuh malam jum'at di pertengahan bulan Ramadhan tersebut masukklah ke dalam rumah, kuncilah pintunya, tutuplah kepala kalian, lindungi tubuh kalian dan tutuplah telinga kalian.. apabila kalian merasakan suara dahsyat, menyungkurlah sujud dan bacalah tasbih ini سبحان القدوس، سبحان القدوس، ربنا القدوس karena sesungguhnya apabila kalian melakukan hal itu niscaya selamat, jika tidak maka tentunya akan binasa.. (HR Abu Nu'em)



Catatan :
Satu suara yang amat dahsyat akan kita dengar dari langit, bukan kiamat tetapi huru hara tersebut akan melenyapkan umat manusia di atas muka bumi ini sebanyak 2/3 penghuni bumi, yang tinggal hanya 1/3 saja. Menurut kajian NASA, pada 21-12-2012 satu planet yg yang dikenali planet X akan melintasi bumi, Adakah kita semua ini tergolong dalam 1/3 itu? Hanya ALLAH yang Maha Mengetahui..

Yang paling utama kita perbanyakkan IBADAH dan berDOA agar kita termasuk dalam golongan yang dilindungi Allah SWT ...hanya Allah lah satu2nya penolong saat di saat itu :)



Wallahu a'lam ..,,, "

setelah membaca postingan yang di atas jadi teringat dengan beberapa informasi yang dalam beberapa waktu ini sering dikait-kaitkan tentang fenomena yang akan terjadi tahun 2012. tapi apapun itu sebagai hamba Tuhan yang memiliki keyakinan yang teguh kepada-NYA sudah selayaknya kita mempertebal keyakinan kepada-NYA, dan mungkin alangkah lebih baik juga sebagai referensi silahkan baca buku armagedon yang isinya banyak menceritakan hal-hal yang berhubungan dengan peristiwa akhir zaman, tapi kalau untuk penulisnya maaf saya lupa alias tidak ingat lagi, serta buku-buku lainnya yang berceritakan tentang fenomena akhir zaman. yang terakhir dan yang gak kalah pentingnya adalah silahkan tadaburi alqur'an yang tidak ada keraguan padanya, dan terpelihara isinya hingga akhir zaman, termasuk hingga huru-hara alias armageddon itu datang.


ingin mengutip terjemahan QS. Alzalzalah (goncangan)ayat 1-8 :

1. Apabila bumi digoncangkan dengan goncangan (yang dahsyat),
2. dan bumi telah mengeluarkan beban-beban berat (yang dikandung)nya,
3. dan manusia bertanya: "Mengapa bumi (menjadi begini)?",
4. pada hari itu bumi menceritakan beritanya,
5. karena sesungguhnya Tuhanmu telah memerintahkan (yang sedemikian itu) kepadanya.
6. Pada hari itu manusia ke luar dari kuburnya dalam keadaan bermacam-macam, supaya diperlihatkan kepada mereka (balasan) pekerjaan mereka
7. Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya
8. Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan sebesar dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula.